coba ingat kembali apa yang membuatmu jatuh hati

apa karena nyataku atau usahaku menutupi aku?

Advertisements

Apa Ada Rindu?

Apa akan ada rindu?

Jika menyentuhmu tidak membutuhkan waktu

Jika melihatmu tidak diterjal jarak

Apa masih akan ada cinta?

yang jika tak dekat akan dituai perjuangan

yang jika tak nampak akan menuai pengorbanan

Biar angan mengucap salam teruntuk kamu yang terlampau jauh
Perbedaan yang mendewasakan dan menghancurkan kita sekaligus
Jarak yang tak bisa kugugat karena telah bertanggar lama tanpa seizin kita
Jangan tepis rasa sesal yang tak sopan datang di malam hari ketika terngiang wajahku
Karena, rinduku biar lamban tapi rajin kutujukan ke setiap renung resah soremu
Sebuah senyum yang kupanjat agar kelak kamu memberi bibirku ini sebuah arti

Anyer Sore Itu

kepada tatap yang menjadikannya cium

kepada iba yang menjadikannya tangis

jangan bersedih, sayang

kelak kepada apapun akanku jadikan baik untukmu

kelak tak suatu haripun menjadi alasan kau tak tersenyum

tenanglah sayangku

sungguh cinta bukanlah segalanya

tak kan mati kau tanpanya

berbaiklah kepadaku

karena tanpaku baru kau tak berbahagia

maka damailah dengan aramah masa lalu

ampuni kasih yang tak terbalas dulu

ampuni kenangan yang terlalu indah dulu

kepada sunyi yang melandakan malam di laut

aku sembunyi di Anyer kala itu. 

Kode Perempuan dan Solusinya

Kamu tahu bahwa komunikasi adalah salah satu syarat terpenting untuk membangun hubungan yang harmonis dengan pasangan. Dan, komunikasi yang efektif dan efisien bukanlah hal yang mudah, proses menangkap maksud seseorang secara tersurat saja masih sering kita missed interpretasikan, bagaimana dengan kode-kode canggihnya perempuan? Nah, kata-kata seperti apa sih yang sering diucapkan perempuan namun memiliki makna yang 100% berbeda dari yang hatinya inginkan. Check this out!

  1. Gapapa

Hayo siapa yang sering menggunakan kalimat itu kepada pasangannya, Girls? Jujur deh bahwa kata-kata itu jauh dari kata solutif. Perempuan selalu menggunakan kata-kata pamungkas seperti ‘Gapapa’ dimomen seperti ketika kamu mau dia lebih perhatian dan give you more sweet affection, atau momen ketika kamu sebenarnya ingin bilang bahwa kamu sedang butuh waktu sendiri dan tidak ingin bertemu dengan pasangan. Tapi apa daya kamu tidak kuasa tiap kali diajak jalan oleh pasanganmu. Dan end up-nya mood-mu jadi canggung, ekspresimu kaku, dan gesture tubuhmu mengisyaratkan ketidaknyamanan. Pertanyaan default si priapun akan keluar “Kamu kenapa?”, “gapapa”, dan seterusnya seperti itu hingga negara api menyerang.

Saran: Girls, mulai belajar mengutarakan keinginanmu kepada pasangan dengan pelan dan tertata, tidak menyimpulkan sesuatu sendiri tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu.

  1. Terserah

Kata-kata super tidak solutif ini memang selalu berhasil membuat pria kesal. Pria adalah makhluk dengan serba cepat dan praktis,  perempuanpun seperti itu namun dengan ‘keunggulan’ membuat kode-kode komunikasi seperti ini menjadikan perempuan lebih ‘istimewa’.

Saran: Girls, dapat membuat keputusan adalah nilai plus di mata pria. Diluar itu, mengurangi kata terserah dapat melatih dirimu lebih mandiri dan cepat membuat keputusan.

  1. Yaudah

It’s a moment when you say so but not really what you mean. Duh! Yaudah selalu kamu katakan ketika kamu marah atau ingin semua hal berakhir dengan segera. Alhasil kamu membiarkan membiarkan mood kamu dan si Dia menjadi buruk. Kurangi kata yaudah dan tuntaskan semua hal sampai selesai dengan mengutarakan semuanya dengan baik dan tenang.

Saran: Jangan menyudahi permasalahan dengan kata yaudah karena itu hanya akan membuat pasanganmu semakin jengkel dan komunikasi kalian semakin rumit. Speak it up well and slowly, Girls.

  1. Gak marah kok

Ini adalah kata-kata yang dikeluarkan perempuan yang menunjukkan tahap kritis sebelum membuat si pria semakin serba salah. So, you guys better prepare for the storm, dude! Dan untuk perempuan, dari kalimat-kalimat seperti inilah citra perempuan semakin dianggap makhluk lemah dan emosional di mata laki-laki. Jadi lebih menyebalkan mana, menahan diri untuk tidak ngambek dengan berbicara pelan-pelan dengan pasanganmu atau mendukung stereotipe perempuan yan lemah dan emosional? So, you girls are too smart to choose the truth.

Saran: Jika benar kamu marah, maka komunikasikan marahmu dengan benar. Jangan membiasakan ngambek terus-terusan, karena realitanya pria sempurna itu tidak ada lho, Girls.

  1. Duluan Aja

Dude! Jangan pernah duluan, jangan pernah pergi begitu saja karena kata – kata ini adalah kode jelas bahwa si perempuan tidak ingin ditinggalkan. So, Boys ingat kata-kata kode ini untuk kalian tetap diam ditempat yah agar hubunganmu tetap harmonis. he he.

Saran: Girls, kurang-kurangin ngambek seperti ini ya, tidak semua mengerti kode ini dan kamu harus mampu mengutarakan keinginanmu lebih lugas.

Bagaimana? Sekarang mulai mengerti ya jika pasanganmu bukan Profesor Cavier yang dapat mengetahui isi pikiranmu atau pria-pria didrama korea yang super peka. Wake up, Girls! Jika kamu terus berpikir seperti angan-angan indahmu itu akan seorang pasangan, kamu akan berakhir menjadi jomblo sejati. Tidak mau kan?

Kedai Kopi

Dada ini bergemuruh semakin riuh selesainya senja yang di larut malam.
Ada damai yang diseduh gelapnya malam.
Seperti kekasih yang tak sempat dikecup keningnya ketika meluangkan duka

Ini Bukan Puisi Favoritku

Katanya lupa tak kunjung lenyap
Kenangan menjadi tamu di malam hari

Habislah kamu, pucatku
Di ayak bayangku

Padahal sudah kuingatkan
Banyak senja yang kau seka
Dengan angkuhmu membuka mata

Bahkan cinta dulu memberimu jiwa
Riangku tak mengubris luka
Duka yang lama, ingat?

Katamu mabuk jadi pelara pilu
Padahal dulu sibuk kau elak

Sesal berteman dengan akhir
Sadar juga tak kunjung kenal awalan

Maka, riuh yang tumpah
tak sebetapa menggoncangkan
Maaf sifat cepat tertakar
Olehku
Oleh intuisiku
Sungguh,

ini bukan puisi favoritku